Datang Ke Sambungrejo, Khofifah Minta Karang Taruna Jauhi Narkoba

Wartasidoarjo.com - Lapangan Sambungrejo, Sukodono, Sidoarjo lebih semarak dibanding biasanya pada Sabtu (7/10/2017). Hal ini karena anggota Karang Taruna se wilayah Sidoarjo berkumpul di tempat itu menggelar jambore yang dihadiri oleh  berMenteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa.

Acara yang diikuti perwakilan Karang Taruna dari 353 kelurahan dan desa se Sidoarjo ini juga dihadiri bupati Saiful Ilah,  wakil bupati Nur Ahmad Saifuddin dan ketua Karang Taruna Jatim Agus Maimun.

Imam Syafii, ketua Karang Taruna Sidoarjo mengatakan jambore ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi antar anggota. Dalam jambore ini diwarnai dengan pembagian 240 bingkisan sembako untuk fakir miskin, 200 bingkisan peralatan sekolah dan alat pendengaran untuk penyandang disabilitas.

"Kami pada Minggu pagi besok akan turun kerja bakti ke sungai di sekitar Sambungrejo membersihkan sampah.Ini bukti kalau Karang Taruna Sidoarjo peduli lingkungan sekitar. Juga kami gelar pentas seni persembahan 18 kecamatan se Sidoarjo," ujar Imam Syafii.

Sedangkan bupati Saiful Ilah mendukung kegiatan jambore yang digelar Karang Taruna ini. Sebagai organisasi sosial kepemudaan, Saiful Ilah minta agar Karang Taruna menghidupkan kembali kegiatan positip yang sudah lama vakum, seperti lomba bola volley antar kelurahan/desa.

"Adakan pertandingan turnamen bolla volley seperti dulu, akan saya dukung. Bisa memperebutkan Bupati Cup atau Wakil Bupati Cup. Pokoknya akan saya dukung biar kompak seperti dulu lagi," ujar Saiful Ilah di hadapan anggota Karang Taruna Sidoarjo yang hadir di acara ini.

Saiful Ilah menyatakan Karang Taruna memiliki potensi besar untuk ikut mendukung pembangunan di Sidoarjo. Dengan tanggap terhadap permasalahan kesejahteraan dan sosial yang ada di lingkungan masing masing, Karang Taruna bisa mencegah kegiatan negatif seperti tawuran dan sebagainya.

Sementara dalam sambutannya, Khofifah Indar Parawansa mengatakan Karang Taruna merupakan satu satunya orsospol yang diijinkan pemerintah untuk membentuk kepengurusan sampai di tingat desa atau kelurahan. Potensi ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh para pemuda untuk ambil bagian dalam pembangunan.

Selain itu kepada para anggota Karang Taruna yang sudah lulus S1 atau D4 disampaikan Khofifah jika saat ini pemerintah membuka kesempatan kepada mereka untuk menjadi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

"Mulai malam ini pendaftaran sudah dibuka, silahkan dicek online www.kemsos.go.id, Ayo jangan sampai anggota Karang Taruna ini menganggur. Jangan hanya menjadi obyek tapi hendaknya menjadi subyeknya. Ini mumpung pemerintah membutuhkan PKH mulai pendamping, operator, koordinator sampai supervisor," ujarnya.

Khofifah yang berencana akan bersaing dalam Pilgub Jatim mendatang juga mengingatkan kepada para anggota Karang Taruna untuk berani menolak narkoba. Para bandar narkoba sekarang ini mengincar calon pengguna berusia muda bahkan mulai TK dan siswa SD.

"Ini sangat membahayakan gererasi penerus bangsa. Jadi Karang Taruna harus tegas dan berani menolak peredaran narkoba," kata Mensos yang datang memakai baju lengan panjang warna putih ini.

Sebelum meninggalkan lapangan Sambungrejo, Khofifah mengajak semua anggota Karang Taruna yang hadir untuk berdiri melingkar di tengah lapangan dan bersama sama menyanyikan lagu Berkibarlah Benderaku. (W1)


Guk Yuk

Sekda Akui "Input" Data di "E-budgeting" Sebelum Pembahasan dengan DPRD

Sekda Akui "Input" Data di "E-budgeting" Sebelum Pembahasan dengan DPRD

12 Maret 2015

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah membenarkan bahwa rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) yang dikirimkan ke Kemendagri, bukan hasil pembahasan dengan DPRD. Sebab, draf tersebut adalah...